Friday, September 25, 2009

19.2 pound baby!?


Baru baca news mengenai anak Indonesia nih. Dan aku bangga gitu karena dunia ikut gempar (secara yang aku baca itu artikel internasional yang memakai bahasa inggris). Kemarin (Kamis, 24 Sept 2009) di Sumatra Utara, tepatnya di Rumah Sakit Kisaran, lahir satu bayi seberat 19.2 pounds (bayi yang sebelah kanan lho)! Bagi yang gak tau 1 Pounds berapa kilo, silakan di bagi dua. Sekitar 9 kilo lebih! Wuuutching beneeer.. pasti gemuk kali mamaknya waktu hamil tuh ya? Melentung dan lebar. Panjangnya aja skitar 24 inci! Ngehok dah. Saking gedenya pas lagi operasi caesar, dokternya sempat kewalahan tuh, ngeluarin kakinya aja susah minta ampun. Tapi untung sehat wal'afiat. Setelah diteliti sih, nampaknya bayi itu jadi gede begindang karena mamanya penderita diabetes. Kadar gula yang tinggi saat hamil menyebabkan bayi di rahim tumbuh buuueeesar.
Well, welcome to the world there big guy!

Still, too bad he didn't hold the record. Biggest baby ever lived weighed 23 pounds set in 1879. Tapi gak lama langsung is dead sih. Yang bertahan tuh yang beratnya 22 pounds. Ah beti aja nyo! Beda tipis.

So that's all for our little HULK. As for me, aku cuma berusaha memanfaatkan hari libur ini dengan baik dan benar. Yaitu dengan menonton Gby main Point Blank di rumah. Iya itu aja yang aku kerjain. What? Got a problem with that? Kesenangan orang itu relatif, dan menonton orang main game itu seru bagiku! (apalagi kalau Gby yang main cung). Hehehehe udah kebiasaan dari kecil sih. Dulu aku selalu aja nonton kalau abangku main game RPG di kamar. That's why watching him play was a lot of fun. Aw, but I missed my brother though!

Padahal liburan masih 1 minggu lagi. Di rumah cuma ada aku, bapak, Ety, dan John. Mama pergi ke Jakarta. Hiks hiks.. aku telat minta tiketnya. Ah well lah. Might as well enjoy these resting days.

Good Morning World!

News Flash : 25 Sept 29 --> The giant baby is named
Akbar Risuddin — or "the Great" in Arabic.

Thursday, September 10, 2009

Dua hal yang kusukai dari September:

1. Tanggal 8 kemarin ulang tahun Gby & hari itu juga kami makan di Red Bean! I'm sooo happy! Tahun ini kami sama-sama sweet 17! Senang rasanya bisa ngerayain berdua.
Untuk ultahnya yang ke-17 ini aku ngasih dia satu ayat alkitab yang, aku rasa, sesuai dengan keadaan nya sekarang, sebuah strap guitar, dan kue blackforest!

Wahahahahaa aku pengen ketawa sndiri kalau ingat gimana aku ngasih kuenya ke dia. I was sooo nervous!! Selama nunggu dia jemput aku di rumah, yang kupikirin cuma gimana aku nyalain lilinnya ntar. Kan gak lucu, kalau waktu dia datang aku gak nongol-nongol karena terlalu sibuk nyalain api. Dia yang kadang suka gak sabaran, ntar keburu manyun duluan.

Yang lucunya, selama nungguin dia, kerjaku cuma mondar-mandir. Ya gelisah karena itu tadi tuh, lilin. Tapi satu jam berlalu, beluuuum juga nongol batang hidungdungnya. Aku udah ngeluarin kuenya dari jam 5, trus tiba-tiba dia ngsms gini "WANN! aku jemput mamaku dulu ya! kira-kira setengah jam lagi baru kujemput!". Wokehlah aku dengan sabar menanti. Sementara itu, aku latian nyalain lilin mulu. Sampe bau blackforestnya hilang ketutup asap.

Setengah jam kemudian, masih belum ada tanda-tanda. Aku makin gelisaaaaah, takutnya selama aku nunggu itu lamban-laun skill (ceileeeeeh skill) menyalakan lilinku meredup pula. Emanglah yang namanya orang gugup, udah aneh-aneh aja pikirannya. Yang gak masuk akal tetap aja dipaksain. Sampai akhirnya aku berdoa, "Tuhan.. lancarkan rencana ini Tuhan. Aku ingin hari ini menjadi sesuatu yang berarti baginya dan patut dikenang, Tuhan. Amin."
Setelah itu aku kembali menghabiskan waktu mondar-mandir di teras sampe ketek ku basah minta ampun di balik kardigan itu, untung nyerap ke tanktopnya. Langsung aku ambil tisu, kuselipkan di ketiakku sampe keringatnya nyerap semua.

30 menit kemudian..
"Tiin tiiin!" GBY DATANG!!
Buru-buru kuterapkan apa yang selama ini aku latih. Dan.. yak! Sekali langsung berhasil. "Puji Tuhaaan.." aku bersyukur dalam hati. Langsung kuangkat kotak kue yang terbuka itu, kubawa keluar.

Wetseee tampangku udah senyum-senyum bangga aja tuh waktu jalan ke arah mobilnya.
Pas udah dekat, dia cuma buka jendela.
"Kenapa??" dia nanya seakan gak ada apa-apa.
"Turun dulu bentar!"
Dan nampaknya dia memang gak sadar sama apa yang kubawa itu, masalahnya dia langsung jawab, "Gak usahlah, malas. Capek.."

Hoooooooh tak terima ayey. Sudah capek-capek aku menunggu, latian sampe teras penuh asap dan ketek basah kuyup... dia malah males turun??

"Ngeeeh! Bentar aja!"Langsung kurendahkan sedikit kotak yang kubawa, supaya dia bisa ngeliat apa yang ada di dalamnya. Untungnya tuh lilin masih nyala. Dia ngeliat, dan wajahnya langsung berseri (kalau di komik-komik Jepang udah ada tulisan "Cling Cling" nya tuh) Akhirnya dia turun juga, dan dengan dodolnya nanya, "Ditiup nih??"
"Iyalah! Tapi make a wish dulu!" ujarku semangat.
Gby memejamkan matanya. Mengucapkan permintaan-permintaannya dalam hati. Lumayan lama, that it gets me wonder. Belum lagi mukanya yang senyum-senyum itu bikin aku makin penasaran. After he blew out the candles, kami langsung berangkat. And I never did knew what he wished for.

Yang paling berkesan itu, pas pulangnya. Waktu aku udah nyampe rumah dan blackforest itu akhirnya sampai juga ke tujuan, rumah Gby. Gak lama setelah itu Gby ngesms gini:

Wah jadi heboh nih..
jadinya pd nyanyi n makan2 kue..
Td lilinnya diidupin lg, trus juan yg niup..

Makasih ya wann!


Beneran aku senang bangeeeeet!! Langsung kleper-kleper dah!

Dear God,
none of this would be possible without You!

2. Retreat yang awalnya mau ditiadakan, akhirnya jadi juga...!! Dalam jangka waktu 3 minggu yang singkat ini, kami berhasil mengumpulkan dana yang cukup besar. Walaupun minggu pertama gak berasa dapat apa-apa dan kami sempat putus asa, tapi berkat kejadian ini aku semakin yakin segala sesuatu itu mungkin selama hal itu benar di mata Tuhan. Karena dalam sekejap dana yang tadinya nampak tidak mungkin buat dicapai, ternyata akhirnya ketutup juga. Malah ada lebihnya! Astaga.. sungguh hebat sekali kuasa doa ini.

Rencananya kami berangkat tanggal 14-18 Sept ini menuju Sumatera Utara. Beberapa tempat yang hendak kami kunjungi antara lain Taman Iman, Bibelvrouw, Green Hill, dan masih banyak lagi.

Doakan supaya semua berjalan dengan lancar ya!

Friday, August 21, 2009

nyolong makanan dikit gak apa lah..

I've had pretty much fun today

Siang ini, aku pergi ke Ciputra sama Gby. Dengan hanya berbekal uang 100rb, kami pergi makan di Rice Bowl. (Soalnya di pintu masuk ada spanduk Rice Bowl : Sensasi 10rb/porsi, lihatlah betapa hematnya kita!) Kami pesanlah Nasi goreng sama nasi ayam hainam (atau smacamnya). Nasi Ayam Gby datang duluan, dan memang porsinya sdikit.
"Nama nya juga sensasi 10rb!" ujarku kemudian.

Tapi heran, makanan Gby udah mau abis, punyaku kok blum datang-datang juga ya? Aku ngelirik kanan-kiri, depan-belakang, kalau-kalau waitressnya yang rada odong-odong mondar-mandir kebingungan bawa makananku. I was sooo hungry.

But then..

"Wan, wan... ibu-ibu samping kita nih kok banyak kali ya pesannya?"
aku lirik ke kiri. Gile emang... ada 4 piring lauk. Masih penuh smua!! OH NO!!
Aku gak ingat jelas apa-apa aja, takut ketauan lagi ngeliat sih. Mereka makan bertiga. Tapi kok mereka daritadi ngomong-ngomong aja ya? Ada sih di makan, tapi cuma coel-coel aja kali ya? Soalnya masih banyak banget tuh ayam di piring. Malah ada yang mangkok nasinya masih penuh!
"Kalau mereka gak abisin, kita ambil aja ya Wan! Laper nih...".
Aku tergiur. Memang aku udah lapar juga sih, tadi pagi gak ada sarapan.
"Iya yuk! Ntar kalau ditanyain, sok-soknya buat anjing di rumah aja!"
Gak cewek, gak cowok, sama aja.


Setelah menyantap nasi goreng dan nasi ayam hainam, kami juga menambah satu mi ayam. Sembari menunggu, Gby ngelirik 3 ibu-ibu menor tadi. Mereka sedang membayar bill dan aku terkejut melihat ayam nya yang nyaris tak disentuh!
"ASTAGA!! mereka udah mau bayar?? Masih banyak tuhah! Nasinya juga masih penuh!" aku berbisik ke Gby yang duduk menghadapku.
"Iya.. parah nih..."

Mi ayam kami pun datang, di saat yang bersamaan para ibu bersiap meninggalkan tempat. Aku langsung memindahkan pantat ke kursi yang nganggur di sebelahku.
"Ntar dulu Wan! Mereka lagi ngeliat ke sini..."
Aku terdiam, menunggu aba-aba.
"Ntar... ntar..."
Sekilas kulihat ibu-ibu itu pergi menjauh.
"Dah! Ambil piring terdekat Wan!" Kuambil piring yang berisi ayam. "Tuang aja ke mangkok kita, trus balikin piringnya." Dengan tampang tak berdosa kutuangkan smua layaknya makanan anjing. And I was quite surprised when I saw the food that I got. Sayurnya masih lengkap, dagingnya jg msih banyak, and what pleased me the most... "Jamurnya masih banyak!!"
I love mushrooms!

"Ih emanglah ya, ibu-ibu tadi tuh!" gumamku sambil terus mencomoti jamur kecil-kecil yang baru kudapat "Pesan banyak-banyak, tapi disia-siakan gt aja! Bagus mereka kasih lagi duit ke kita buat makan!" Drpd mereka hamburkan gt aja?
"Mungkin mereka asal pesan aja tuh ya?" Gby mulai menyantap ayam nya satu-persatu "Jadi sekali coba.. gak suka, trus dibiarin aja. Gak ngerti eh.."
"Ntah!" tapi setidaknya kita kecipratan, i thought.
And so we spend the rest of our time there talking and laughing at what we just did.

Gembel.
But I had quite fun with him. Stidaknya aku tau aku gak harus jaim-jaim di depan dia.

Wednesday, May 27, 2009

What Goes Around Comes Around

Staring at my computer screen
Paralyze, hypnotize by the view
Scrolling back to the past
From the letters that never last
Experiencing every part
Breathing all the emotions
Back then was different from what I knew
I sigh, "How could I be the fool?"

Things are changing now
I'm trembling inside your shoes
And maybe it will always stay this way
I can't tell how we've come to this
But I do pray it's okay
Cause deep inside I know
that the difference that you showed
Doesn't really change just how you feel